Berani Join, Berani Kopdar, Berani Touring

F/R Pemasangan RFID TeRuCI - VTComm

Untuk mengendalikan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama BBM bersubsidi, Pertamina bersama dengan BPH Migas mensosialisasikan program barunya yang bernama "Sistem Monitoring dan Pengendalian BBM (SMPBBM)". Dan dalam rangka himbauan pemerintah untuk mengontrol bahan bakar minyak (BBM) bersubsiditersebut, TeRuCI (Terios Rush Club Indonesia) bekerja sama dengan Mazda vandtrend Community (VtComm) melakukan acaraPemasangan RFID (Radio Frequency Identification) yang merupakan bagian dari Program Sistem Monitoring dan Pengendalian BBM yang dijalankan oleh PT Pertamina. Pertamina membantu langsung pemasangan RFID secara gratis untuk komunitas pada hari sabtu 21 desember 2013 dan berlokasi di bintaro plaza, jakarta. Selaku pendukung dalam kegiatan tersebut TeRuCI (Terios Rush Club Indonesia) dan Mazda vandtrend Community (VtComm)akan memberikan dukungan berupa ketersediaan minimal 200 mobil sebagai syarat minimal pemasangan RIFD tersebut.

Pemasangan RFID merupakan bagian dari Program Sistem Monitoring dan Pengendalian BBM yang dijalankan oleh PT Pertamina. Dalam jangka panjang, PT Pertamina diharapkan dapat memetik manfaat nyata dari implementasi sistem SMPBBM berupa akuntabilitas penyediaan dan distribusi BBM, khususnya BBM bersubsidi dan data strategis konsumsi BBM.

Seperti yang telah di informasikan sebelumnya, hari sabtu 21 desember 2013 mulai pukul 09.00 rekan-rekan dariTeRuCI (Terios Rush Club Indonesia) dan Mazda vandtrend Community (VtComm)mulai berkumpul di parkiran Bintaro Plaza. Beberapa rekan TeRuCI dari Chapter Depok melakukan Konvoi untuk menuju Lokasi dengan mengedepankan SMART DRIVING serta dibantu dengan menggunakan Rakom (Radio Komunikasi) untuk memudahkan perjalanan menuju lokasi pemasangan RIFD ini, hingga akhirnya dapat tiba di Bintaro Plaza dengan selamat tanpa kurang satu apapun (zero accident).

Setelah melakukan registrasi dilanjutkan ramah tamah antar dua komunitas sambil menunggu proses pemasangan RIFD. kendaraan masing-masing yang telah mendaftar akan dilakukan pendataan berdasarkan STNK pemilik kendaraan dan diprogram sesuai jenis serta kategori kendaraan menggunakan RFID Programmer. Proses pemrograman ini akan memasukkan beragam informasi data, seperti nomor polisi dan jenis kendaraan. Proses pemasangan RIFD juga tidak terlampau sulit, hanya diperlukan Lem atau Cable Tie (Kabel Tis ) untuk memasang RFID tag di mulut tangki pengisian bahan bakar lalu dilakukan proses pembacaan oleh RFID Reader dan akan ditampilkan pada layar HMI. Jika data terbaca pada layar HMI, berarti kendaraan sudah siap dimonitor.

Bujaw-0320

Rossoneri TeRuCI
Chaploks - Chapter Depok

Update lineuppp :

1. Rizky T-964
2. Wakumpusbray (3 mobil)
3. Wakumpokmane T-825
4. Om Abdi T-323
5. Om Prio - T-874
6. Yandi - T658
7. Om Anton - T0078
8. Sony - T-0551
9. Om Wicak - 377
10. Rdp - 404
11. Abraham Theodorus - 1050
12. Ahmad Khoirudin - 163
13. Supriyono - 874
14. Arsyah - 955
15. Ryan Veego - 864
16. Adi sumargo chaptang
17. Om al - 1052
18. Om daya - 309
19. Om dayat - 669
20. SekpokBujaw - 0320 (2 mobil)
21. Jeng dewi - ....
22. Om jamal - 1059
23. Om syaifull - 1027
24. Om aji - 913
25. Om Dady - 649
26. Om heru - 892
27. Jeng Feby - 992
28. Om surya - 780



scroll up